Menteri PU Pastikan Hunian Sementara di Tapsel Siap Huni Sebelum Lebaran

Selasa, 10 Maret 2026 | 12:01:41 WIB
Menteri PU Pastikan Hunian Sementara di Tapsel Siap Huni Sebelum Lebaran

JAKARTA - Pemerintah memastikan hunian sementara bagi warga terdampak bencana di Tapanuli Selatan siap ditempati menjelang Lebaran. 

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meninjau langsung progres pembangunan untuk memastikan fasilitas dan layanan dasar berjalan optimal. Peninjauan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah mempercepat pemulihan pascabencana.

Progres Peninjauan Menteri PU

Menteri PU Dody Hanggodo mendampingi tim proyek PT Nindya Karya untuk meninjau hunian sementara di Tapsel. Kunjungan ini bertujuan memastikan seluruh unit hunian dan fasilitas pendukung telah siap digunakan masyarakat. Pemerintah menargetkan warga dapat segera menempati hunian sebelum hari raya tiba.

Kegiatan ini bertepatan dengan bulan Ramadan 1447 H, sehingga Menteri PU memulai kunjungan dengan sahur bersama warga. Suasana informal memberikan kesempatan pemerintah mendengar langsung keluh kesah warga. Hal ini sekaligus memastikan fasilitas di lokasi transisi berfungsi dengan baik.

Menteri Dody menegaskan percepatan pembangunan hunian sementara menjadi prioritas agar warga terdampak bencana segera mendapatkan kepastian tempat tinggal. PT Nindya Karya selaku pelaksana proyek bekerja di atas lahan seluas 14.369,03 meter persegi. Total terdapat 252 unit hunian yang terbagi ke dalam 21 blok strategis.

Fasilitas Hunian dan Lingkungan

Setiap hunian tidak hanya menyediakan tempat berteduh, tetapi juga dilengkapi fasilitas komunal. Tersedia dapur bersama, area cuci, dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) untuk kebutuhan warga sehari-hari. Kehadiran fasilitas ini diharapkan meningkatkan kualitas hidup warga selama menempati hunian sementara.

Selain fasilitas dasar, disiapkan juga fasilitas ibadah berupa musala dan gedung serbaguna. Area publik diperluas dengan lapangan futsal, taman bermain anak, area hijau, dan ruang komunal. Keamanan juga diperhatikan dengan adanya pos jaga dan area parkir yang teratur untuk kenyamanan penghuni.

Setiap unit hunian telah dibekali daya listrik PLN sebesar 900 watt, mendukung kebutuhan rumah tangga dasar. Sistem air bersih saat ini menggunakan sumur bor dan tandon air dengan pompa. Menteri PU menargetkan tambahan titik sumur bor agar seluruh warga bisa memperoleh akses air bersih optimal.

Upaya Tambahan Kementerian PU

Saat ini baru tersedia dua titik sumur bor dangkal di kawasan hunian sementara. Menteri Dody menegaskan jumlah titik sumur akan ditambah menjadi lima titik. Langkah ini menjadi bagian dari percepatan layanan dasar untuk mendukung kenyamanan warga.

“Target kami, beberapa hari ke depan sumur tambahan selesai dibangun sehingga seluruh warga dapat menempati hunian dengan fasilitas lengkap,” ujar Menteri PU. Pemerintah menekankan pentingnya fasilitas air bersih agar kesehatan dan kenyamanan warga tetap terjaga. Pemenuhan fasilitas dasar ini menjadi fokus utama menjelang Lebaran.

Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, turut hadir dalam peninjauan. Ia menyampaikan apresiasi atas gerak cepat pemerintah pusat dan kolaborasi dengan BUMN konstruksi. Menurutnya, percepatan pembangunan hunian sementara sangat vital bagi pemulihan psikologis dan ekonomi masyarakat terdampak bencana.

Harapan Pemerintah dan Masyarakat

Pemerintah berharap seluruh warga terdampak bencana dapat menempati hunian sementara tepat waktu. Kehadiran fasilitas yang lengkap diharapkan mempercepat adaptasi warga dengan lingkungan baru. Selain itu, keberadaan hunian sementara diharapkan menjadi solusi sementara yang nyaman hingga rumah permanen siap dibangun.

Pemerintah terus melakukan pemantauan agar layanan dasar dan fasilitas pendukung tetap optimal. Kesiapan hunian sementara menjelang Lebaran menjadi bukti komitmen pemerintah menjaga kesejahteraan warga. Suasana Ramadan dimanfaatkan untuk memperkuat silaturahmi antara warga dan pihak pemerintah.

Kolaborasi antara Kementerian PU dan BUMN konstruksi menjadi kunci keberhasilan proyek ini. Kecepatan pembangunan dan kualitas fasilitas diharapkan memberikan rasa aman bagi warga. Masyarakat diharapkan bisa menjalani momen Lebaran dengan nyaman meski sedang berada di hunian transisi.

Dengan selesainya pembangunan hunian sementara, warga terdampak bencana memperoleh kepastian tempat tinggal. Pemerintah terus memastikan semua fasilitas dan layanan berjalan optimal. Langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana menjelang momen Lebaran 2026.

Terkini