Pertamina Pastikan Ketersediaan Gas LPG 3 Kg Aman untuk Masyarakat

Selasa, 31 Maret 2026 | 10:30:52 WIB
Pertamina Pastikan Ketersediaan Gas LPG 3 Kg Aman untuk Masyarakat

JAKARTA - Pertamina Patra Niaga terus memastikan kebutuhan energi masyarakat, khususnya LPG 3 Kg, terpenuhi dengan baik. 

Upaya ini melibatkan pemantauan distribusi secara intensif di lapangan. Langkah ini dilakukan agar masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan tabung gas.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa adanya isu kelangkaan sempat beredar di masyarakat. Hal ini disebabkan meningkatnya permintaan dari pelaku UMKM dan rumah tangga. Kondisi ini umum terjadi menjelang Ramadan, perayaan Idul Fitri, dan setelahnya.

Ahad menambahkan, kekhawatiran masyarakat terhadap isu geopolitik turut mendorong pembelian gas di luar kebutuhan normal. Masyarakat membeli tabung lebih banyak dari biasanya untuk berjaga-jaga. Hal ini menjadi salah satu faktor fluktuasi permintaan di lapangan.

Pemantauan Distribusi dan Ketersediaan Stok

Pertamina Patra Niaga bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan Hiswana Migas melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Pengecekan meliputi stok hingga kelancaran distribusi ke pangkalan resmi. Tujuannya adalah memastikan energi bersubsidi tetap sampai ke tangan yang membutuhkan.

Hasil pantauan menunjukkan stok LPG 3 Kg di Kabupaten Tulungagung aman dan mencukupi kebutuhan harian masyarakat. Penyaluran tabung gas berlangsung lancar hingga pangkalan resmi. Namun, kenaikan harga beli di masyarakat terjadi di tingkat pengecer, bukan di pangkalan resmi.

Ahad menegaskan bahwa pemantauan ini menjadi penting agar distribusi energi subsidi tepat sasaran. Ia meminta masyarakat tetap membeli di pangkalan resmi Pertamina. Langkah ini menjamin harga sesuai HET sekaligus menjaga kualitas tabung gas.

Penambahan Alokasi Distribusi LPG

Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi selama Maret 2026, Pertamina menambah alokasi distribusi. Di Tulungagung, tambahan penyaluran gas elpiji 3 Kg mencapai 119.280 tabung. Langkah ini dilakukan agar kebutuhan masyarakat tetap tercukupi tanpa gangguan.

Ahad mengingatkan masyarakat bahwa gas elpiji 3 Kg diperuntukkan bagi rumah tangga kurang mampu dan pelaku usaha mikro. Masyarakat dengan kemampuan ekonomi lebih disarankan menggunakan gas non-subsidi. Tujuannya agar distribusi energi bersubsidi lebih tepat sasaran dan merata.

Ia juga menekankan, membeli di pangkalan resmi selain menjamin harga sesuai HET, juga menjamin kualitas dan kuantitas tabung gas. Hal ini penting untuk mencegah kerugian akibat kualitas yang buruk atau tabung yang kosong. Pemahaman ini diharapkan bisa mendorong kepatuhan masyarakat.

Panduan dan Edukasi kepada Masyarakat

Pertamina menyediakan informasi lokasi pangkalan resmi LPG 3 Kg melalui platform resmi. Masyarakat dapat mengakses daftar pangkalan agar tidak salah membeli. Edukasi ini penting agar masyarakat tetap mendapatkan layanan tepat harga dan kualitas.

Selain itu, layanan produk Pertamina juga bisa diakses melalui call center nomor 135. Masyarakat bisa mendapatkan informasi lengkap terkait produk dan penyaluran gas. Hal ini membantu memastikan energi bersubsidi tersalurkan dengan efisien dan aman.

Ahad menegaskan kembali pentingnya pemisahan pengguna LPG subsidi dan non-subsidi. Masyarakat mampu diimbau membeli gas non-subsidi agar distribusi subsidi tetap fokus kepada yang berhak. Langkah ini mendukung program energi nasional yang tepat sasaran.

Optimisme Distribusi LPG 3 Kg

Secara keseluruhan, Pertamina memastikan distribusi gas elpiji 3 Kg berjalan lancar di Kabupaten Tulungagung. Langkah pemantauan dan penambahan alokasi distribusi memberikan keyakinan kepada masyarakat. Masyarakat diharapkan tetap tenang karena stok tersedia mencukupi kebutuhan harian.

Ahad menambahkan bahwa distribusi yang aman dan lancar ini merupakan hasil koordinasi dengan berbagai pihak. Pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan Hiswana Migas turut mendukung kelancaran penyaluran. Kerja sama ini menjadi kunci agar energi bersubsidi tetap tepat sasaran.

Masyarakat pun diingatkan untuk bijak dalam membeli tabung gas. Prioritas diberikan pada rumah tangga kurang mampu dan pelaku usaha mikro. Dengan kesadaran bersama, distribusi energi tetap adil dan mencukupi seluruh kebutuhan masyarakat.

Pemantauan ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang Pertamina untuk menjaga ketersediaan energi. Targetnya adalah memastikan energi bersubsidi dapat diakses secara merata. Hal ini sejalan dengan program pemerintah untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Terkini