JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia menghadirkan skema simulasi angsuran Kredit Usaha Rakyat terbaru guna mempermudah pelaku usaha dalam merencanakan pengembangan modal.
Program pendanaan yang bersifat subsidi pemerintah ini menawarkan fleksibilitas plafon mulai dari tingkat mikro hingga kecil dengan bunga yang sangat rendah sekali.
Kejelasan mengenai rincian cicilan bulanan menjadi kunci bagi masyarakat dalam mengukur kemampuan bayar serta menjaga keberlanjutan arus kas bisnis mereka nantinya.
Berdasarkan laporan pada Selasa 24 Februari 2026 rincian tabel angsuran kini mencakup pilihan tenor yang sangat beragam mulai dari satu hingga lima tahun penuh.
Suku bunga efektif sebesar enam persen per tahun tetap dipertahankan bagi nasabah yang baru pertama kali mengajukan pinjaman modal usaha produktif tersebut di pasar.
Pemerintah terus mendorong penyerapan KUR sebagai instrumen utama dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui pemberdayaan jutaan pelaku usaha kecil di seluruh Indonesia.
Rincian Angsuran Plafon Mikro 5 Juta Hingga 50 Juta
Bagi nasabah yang membutuhkan modal usaha skala mikro tersedia pilihan plafon lima juta rupiah dengan angsuran mulai dari sembilan puluh ribuan saja.
Simulasi untuk pinjaman sepuluh juta rupiah menunjukkan cicilan yang sangat terjangkau yaitu sekitar dua ratus enam belas ribu rupiah untuk masa tenor lima tahun.
Pada plafon menengah di tingkat mikro yakni lima puluh juta rupiah nasabah diwajibkan membayar angsuran bulanan sebesar satu juta delapan puluh tiga ribu rupiah.
Tabel simulasi ini memberikan gambaran yang transparan sehingga calon debitur dapat memilih jangka waktu pelunasan yang paling sesuai dengan margin keuntungan operasional harian.
Pilihan tenor yang fleksibel mulai dari dua belas bulan hingga enam puluh bulan memungkinkan pelaku UMKM untuk melakukan ekspansi bisnis tanpa terbebani cicilan tinggi.
Seluruh perhitungan angsuran didasarkan pada metode bunga menurun yang memberikan keuntungan lebih bagi nasabah jika dibandingkan dengan skema bunga tetap konvensional lainnya.
Simulasi Kredit Usaha Kecil Plafon 100 Juta Hingga 500 Juta
Sektor usaha kecil dengan kebutuhan modal yang lebih besar dapat memanfaatkan plafon hingga mencapai lima ratus juta rupiah melalui skema KUR Kecil BRI.
Untuk pinjaman sebesar seratus juta rupiah angsuran bulanan yang harus dibayarkan adalah sekitar dua juta seratus enam puluh enam ribu rupiah selama lima tahun.
Plafon maksimal sebesar lima ratus juta rupiah memiliki simulasi cicilan mencapai sepuluh juta delapan ratus tiga puluh tiga ribu rupiah dengan jangka waktu serupa.
Persyaratan untuk kategori kredit ini mewajibkan adanya agunan tambahan serta nomor pokok wajib pajak sebagai bentuk kepatuhan administrasi bagi para pelaku usaha formal.
Pihak bank akan melakukan analisis kelayakan usaha secara lebih mendalam guna memastikan bahwa dana yang disalurkan benar-benar digunakan untuk tujuan produktif berskala besar.
Kehadiran modal besar ini diharapkan mampu menciptakan efek pengganda ekonomi di daerah melalui penyerapan tenaga kerja lokal yang lebih banyak oleh para pengusaha.
Syarat Utama Dan Dokumen Pendukung Pengajuan KUR
Masyarakat yang berminat mengajukan pinjaman harus memastikan bahwa usaha yang dikelola telah berjalan secara aktif minimal selama enam bulan berturut-turut tanpa terputus.
Dokumen wajib yang harus disiapkan meliputi kartu tanda penduduk elektronik kartu keluarga serta surat keterangan usaha resmi dari pihak kelurahan atau desa setempat.
Khusus untuk pinjaman di atas lima puluh juta rupiah nasabah diwajibkan untuk melampirkan fotokopi NPWP aktif guna proses verifikasi data perpajakan oleh pihak bank.
Sistem informasi layanan keuangan akan digunakan untuk memeriksa riwayat kredit nasabah guna memastikan tidak ada tunggakan pinjaman di lembaga keuangan formal manapun saat ini.
Integritas dan kejujuran data menjadi faktor paling menentukan dalam keberhasilan proses audit serta kecepatan pencairan dana permodalan yang diajukan oleh calon nasabah tersebut.
Pemerintah menjamin bahwa proses pengajuan tetap dilakukan secara transparan tanpa adanya biaya tambahan yang tidak resmi di luar ketentuan yang telah ditetapkan bank.
Manfaat Jangka Panjang Dan Literasi Keuangan UMKM
Kehadiran program KUR BRI 2026 bertujuan untuk menciptakan struktur ekonomi yang lebih inklusif dengan memberikan akses keuangan yang merata bagi seluruh penduduk di daerah.
Pemanfaatan modal kerja secara bijak akan membantu pelaku usaha dalam melakukan inovasi produk serta peningkatan kualitas layanan guna memenangkan persaingan di pasar domestik.
Literasi keuangan menjadi sangat penting agar para debitur tidak hanya mampu mendapatkan pinjaman tetapi juga mahir dalam mengelola cicilan agar tetap berjalan dengan lancar.
Bank BRI juga menyediakan berbagai program pendampingan usaha bagi para nasabah agar mereka memiliki wawasan manajerial yang lebih baik dalam menjalankan bisnis harian mereka.
Pertumbuhan UMKM yang sehat akan memperkuat fondasi ekonomi nasional sehingga Indonesia semakin mandiri dan berdaya saing di tengah tantangan ekonomi global yang tidak menentu.
Semoga rincian simulasi angsuran ini dapat menjadi referensi yang berguna bagi Anda dalam merancang masa depan bisnis yang lebih gemilang serta penuh dengan keberhasilan.