JAKARTA - Perusahaan kreatif berbasis photobox, PhotoBebaz, menegaskan langkah ekspansinya dengan pendanaan terbaru.
Target utama perusahaan adalah menambah hingga 28 titik booth photobox di berbagai lokasi strategis pada 2026. Ekspansi ini sekaligus memperkuat kehadiran brand di ruang publik yang memiliki mobilitas tinggi.
Pendanaan ini menjadi dorongan penting untuk pengembangan teknologi serta layanan yang lebih interaktif. Founder PhotoBebaz, Reyno Anggoro, menjelaskan bahwa strategi ekspansi disertai integrasi teknologi digital di berbagai titik operasional. Booth photobox kini tidak hanya hadir di ruang publik, tetapi juga di jaringan restoran, stasiun transportasi, bandara, dan area komersial lainnya.
Langkah strategis ini menegaskan bahwa PhotoBebaz berkomitmen menghadirkan pengalaman interaktif bagi pengguna. Keberadaan photobox di lokasi ramai mempermudah akses sekaligus meningkatkan keterlibatan pengguna. Hal ini menjadi landasan untuk membangun ekosistem digital yang lebih luas.
Jaringan Booth di Titik Mobilitas Tinggi
Hingga 2025, PhotoBebaz sudah menempatkan belasan booth di sejumlah lokasi strategis. Beberapa di antaranya berada di Taman Ismail Marzuki, Gelora Bung Karno, dan Jakarta International Velodrome. Booth juga hadir di stasiun MRT, LRT Jakarta, Whoosh Halim, dan beberapa coffee shop.
Keberadaan booth di area publik meningkatkan interaksi pengguna secara langsung. Hal ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk memperluas jangkauan dan membangun awareness. Reyno Anggoro menambahkan, “Lokasi strategis membantu kami menjangkau segmen pengguna aktif yang sering berbagi pengalaman digital.”
Kehadiran photobox di tempat-tempat ramai juga memungkinkan perusahaan mengumpulkan data interaksi pengguna. Data ini akan digunakan untuk meningkatkan fitur layanan. Pendekatan berbasis lokasi menjadi kunci dalam mengoptimalkan pengalaman digital yang berkelanjutan.
Pendanaan dan Dukungan Investor
PhotoBebaz memperoleh pendanaan dari Fundhub sebagai funding aggregator. Fundhub mempertemukan perusahaan dengan investor yang relevan di sektor teknologi kreatif dan media. Pendanaan ini akan digunakan untuk memperluas jaringan booth dan pengembangan teknologi.
Investor menilai model bisnis PhotoBebaz berbeda karena kombinasi monetisasi media dan integrasi teknologi. Kemampuan tim internal dalam R&D melalui Bebaz Labz juga menjadi faktor kunci. Reyno menjelaskan, “Struktur teknologi internal memberikan keunggulan kompetitif sekaligus peluang ekspansi lebih terukur.”
Pendanaan ini tidak hanya untuk ekspansi fisik, tetapi juga mendukung pengembangan fitur digital. Fokus diarahkan pada artificial intelligence (AI) dan augmented reality (AR). Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman interaktif bagi pengguna secara digital.
Strategi Pengembangan Teknologi dan Kreatif
Ekspansi PhotoBebaz sejalan dengan penguatan tim teknologi dan kreatif. Tim internal berfokus pada inovasi untuk menghadirkan layanan lebih menarik. Teknologi AI dan AR menjadi bagian dari strategi untuk menciptakan pengalaman photobox yang berbeda.
Selain fitur, perusahaan juga mengembangkan ekosistem digital dalam aplikasi pendukung. Pengguna dapat menikmati loyalty rewards, gamification, dan komunitas digital. Reyno menambahkan, “Kami ingin membangun hubungan jangka panjang dengan pengguna melalui interaksi yang menyenangkan.”
Pengembangan teknologi juga memungkinkan perusahaan menyesuaikan konten dengan preferensi pengguna. Dengan cara ini, pengalaman menggunakan photobox lebih personal dan menarik. Hal ini mendukung retensi pengguna sekaligus meningkatkan engagement secara organik di media sosial.
Segmen Pengguna dan Harga Layanan
PhotoBebaz menargetkan pengguna Gen Z hingga Gen Alpha yang aktif secara digital. Kelompok ini cenderung membagikan pengalaman secara organik melalui media sosial. Harga layanan photobox berada di kisaran Rp 35.000 hingga Rp 50.000 per sesi, terjangkau bagi segmen tersebut.
Pendekatan berbasis ekosistem lokasi memungkinkan perusahaan menggaet pengguna secara efisien. Pengguna dapat mengakses booth di tempat strategis sekaligus menggunakan aplikasi digital. Reyno menjelaskan, “Kami menciptakan pengalaman interaktif yang menarik sekaligus memberikan nilai tambah melalui fitur digital.”
Dengan strategi harga yang kompetitif, PhotoBebaz dapat menjangkau berbagai segmen pengguna. Penawaran harga tersebut disesuaikan dengan pengalaman layanan yang interaktif. Hal ini memastikan photobox tetap diminati meskipun ada banyak alternatif hiburan digital lain.
Ekosistem Interaktif dan Retensi Pengguna
Kekuatan utama PhotoBebaz terletak pada ekosistem berbasis lokasi yang terintegrasi dengan teknologi digital. Booth photobox menjadi titik interaksi awal yang dilanjutkan melalui aplikasi. Dengan begitu, pengalaman pengguna menjadi berkelanjutan dan terukur.
Selain interaksi fisik, perusahaan membangun fitur digital yang memotivasi keterlibatan jangka panjang. Loyalty rewards dan gamification menjadi sarana untuk meningkatkan retensi pengguna. Reyno menambahkan, “Kami ingin memastikan pengguna mendapatkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus menguntungkan.”
Ekosistem ini juga menciptakan peluang monetisasi baru bagi perusahaan. Integrasi digital memungkinkan PhotoBebaz memperluas layanan dan interaksi dengan pengguna. Dengan strategi ini, perusahaan tidak hanya menambah booth, tetapi juga membangun komunitas pengguna yang aktif dan loyal.
Dengan pendanaan baru dan strategi ekspansi yang matang, PhotoBebaz optimis menambah hingga 28 titik booth photobox pada 2026. Langkah ini sekaligus memperkuat kehadiran brand di ruang publik dan membangun ekosistem digital yang interaktif. Perusahaan berkomitmen menghadirkan pengalaman photobox yang menyenangkan, aman, dan terjangkau bagi semua pengguna.