BBM

Pertamina Pastikan Stok BBM Aman Jelang Mudik Lebaran 2026

Pertamina Pastikan Stok BBM Aman Jelang Mudik Lebaran 2026
Pertamina Pastikan Stok BBM Aman Jelang Mudik Lebaran 2026

JAKARTA - Menjelang periode mudik Lebaran, kebutuhan bahan bakar minyak biasanya meningkat seiring melonjaknya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan ke kampung halaman.

Lonjakan kendaraan di berbagai ruas jalan tol membuat ketersediaan BBM di rest area menjadi perhatian penting bagi pemerintah maupun perusahaan energi nasional. 

Karena itu, berbagai langkah antisipatif dilakukan untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar dan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.

PT Pertamina (Persero) sebagai perusahaan energi milik negara mempersiapkan berbagai strategi untuk menjaga pasokan BBM tetap stabil selama arus mudik. 

Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah titik vital yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas kendaraan secara signifikan. Langkah ini bertujuan memastikan seluruh fasilitas operasional siap menghadapi lonjakan permintaan bahan bakar selama musim mudik.

Sebagai bagian dari pengawasan tersebut, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan melakukan kunjungan langsung ke lapangan untuk memantau kondisi operasional SPBU yang berada di jalur utama mudik. Peninjauan ini juga dilakukan untuk memastikan berbagai fasilitas pendukung yang digunakan para pemudik berada dalam kondisi baik dan siap melayani masyarakat.

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan (Iwan Bule) melakukan kunjungan kerja lapangan ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Senin.

Kunjungan yang menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah (H) tersebut bertujuan memastikan ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM) serta kesiapan sarana dan fasilitas untuk kenyamanan pemudik menjelang arus mudik Idul Fitri 2026.

“Saya turun langsung ke lapangan hari ini untuk memastikan tidak ada hambatan sekecil apa pun dalam distribusi. Setiap tetes BBM harus sampai ke tangan konsumen dengan lancar. SPBU KM 57 ini adalah titik vital, maka ketersediaan stok dan kecepatan pelayanan di sini menjadi prioritas utama,” ujar Iwan Bule.

Pemantauan Langsung Ketersediaan BBM Di Jalur Mudik

Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa distribusi bahan bakar di jalur mudik berjalan tanpa kendala. Rest area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek merupakan salah satu titik yang memiliki aktivitas tinggi, terutama saat periode mudik Lebaran.

Di lokasi tersebut, Iwan Bule memantau berbagai aspek teknis operasional SPBU guna memastikan pasokan BBM tetap tersedia dalam jumlah yang memadai. Pengawasan dilakukan mulai dari sistem penyimpanan hingga proses pengisian bahan bakar kepada konsumen.

Selain memastikan pasokan energi aman, pemantauan ini juga menjadi bagian dari upaya Pertamina dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan jauh selama musim mudik.

Dengan memastikan distribusi BBM berjalan lancar, perusahaan berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih nyaman dan tanpa kekhawatiran terkait ketersediaan bahan bakar.

Pengecekan Fasilitas Pendukung Bagi Pemudik

Selain memantau aspek teknis seperti tangki timbun dan area dispenser BBM, ia juga memeriksa fasilitas penunjang yang berdampak langsung terhadap kenyamanan pemudik, seperti kebersihan fasilitas mushala, toilet, dan ketersediaan air bersih yang akan menampung lonjakan ribuan pengunjung.

Tak hanya itu, Iwan Bule turut meninjau kesiapan layanan pembayaran nontunai untuk mempercepat proses pengisian dan meminimalkan antrean, kesiapan posko kesehatan, serta kesiagaan petugas lapangan dalam mengatur kelancaran arus lalu lintas di area SPBU.

Pengecekan ini dilakukan karena rest area tidak hanya menjadi tempat pengisian bahan bakar, tetapi juga lokasi istirahat bagi para pemudik yang melakukan perjalanan jarak jauh. Oleh karena itu, kondisi fasilitas pendukung harus tetap terjaga agar dapat memberikan kenyamanan bagi para pengguna jalan.

Dengan fasilitas yang memadai, diharapkan pemudik dapat beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan ke tujuan masing-masing.

Apresiasi Kepada Petugas Lapangan Selama Mudik

Sebagai bentuk dukungan moral, ia juga berdialog dan memberikan apresiasi kepada para operator serta petugas lapangan yang akan tetap bersiaga selama masa libur Idul Fitri.

“Dedikasi rekan-rekan di lapangan adalah kunci. Berikan pelayanan terbaik dengan senyuman, namun saya instruksikan dengan tegas agar aspek health, safety, security, and environment (HSSE) tetap menjadi prioritas utama. Tidak ada toleransi untuk masalah keselamatan di tengah kepadatan arus nanti,” tegas Iwan Bule.

Petugas lapangan memiliki peran penting dalam memastikan operasional SPBU berjalan lancar selama periode mudik. Mereka bertugas menjaga kelancaran pelayanan sekaligus memastikan seluruh prosedur keselamatan dijalankan dengan baik.

Apresiasi yang diberikan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pekerja yang akan tetap bertugas di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat selama libur Lebaran.

Strategi Pertamina Menjaga Pasokan Energi Nasional

Sementara itu, Vice President (VP) Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menyampaikan bahwa kehadiran jajaran manajemen Pertamina di lokasi krusial merupakan bentuk komitmen penuh perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional.

"Memastikan ketersediaan energi dan kesiapan layanan bagi para pemudik telah menjadi fokus utama seluruh manajemen dan perwira Pertamina," ungkapnya.

Baron menambahkan, kehadiran komisaris utama yang meninjau lokasi secara langsung bertujuan memberikan semangat tambahan bagi petugas di lapangan, sekaligus memastikan bahwa pengawasan berjalan ketat agar masyarakat dapat mudik dengan tenang dan nyaman.

Untuk menghadapi proyeksi lonjakan volume kendaraan pada mudik 2026, Pertamina juga telah menyiagakan layanan ekstra, mulai dari layanan Pertamina Delivery Service (pesan antar BBM), mobil tangki kantong (SPBU Kantong), hingga penempatan SPBU modular di titik-titik strategis untuk memecah kepadatan.

Berbagai langkah tersebut dilakukan agar distribusi bahan bakar tetap berjalan lancar meskipun terjadi peningkatan kebutuhan secara signifikan selama periode mudik. Dengan dukungan layanan tambahan dan pengawasan operasional yang ketat, Pertamina berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan energi.

Melalui kesiapan infrastruktur, penguatan layanan, serta dukungan petugas di lapangan, perusahaan berkomitmen menjaga pasokan energi tetap stabil selama periode penting bagi masyarakat Indonesia tersebut.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index